Artikel Terbaru

Petunjuk Agar Masuk Islam secara Sempurna

Kita diperintah ALLOH azza wazalla agar masuk Islam secara sempurna: ‘Yaa ayyuhalladzina aamanu udkhuluu fissilmi kaafah’ [Qs 2:208]. Inilah perintah agar ‘meng-Islam-kan orang Islam’ dan ‘meng-Islam-kan orang beriman’. Bagaimana caranya? Sudah pasti bukan dengan mengucap Syahadat –karena sudah di dalam. Tiada lain caranya dengan mengikuti Talqin DZIKIR. Dengan dawam DZIKIR …

Read More »

Dalil Kenapa Dzikir harus dengan Gerakan

Kenapa Dzikir Jahr harus dengan gerak(an), ibarat menyeduh segelas kopi, setelah menuangkan bubuk kopi dan air panas ke dalam gelas, ia (harus) diaduk-diaduk hingga merata untuk nikmat rasa kopinya, lezat terasa setiap tetesnya. Gerak Dzikir Jahr itu proses mengaduk-aduk agar LAA ILAAHA ILLALLOH yang telah dibersamakan dalam ruh jismani larut …

Read More »

Nafsu bukan untuk Dibunuh tapi….

Nafsu itu bukan (harus) dibuang atau dimatikan. Kalau manusia tidak ada nafsu-nya berarti harus dikubur. Kita membutuhkan nafsu, tapi, nafsu yang telah berhasil kita tundukkan, nafsu yang telah mampu kita kendalikan. Dan tidak ada alat penunduk/pengendali nafsu selain dawam dua DZIKRULLOH yang telah ditanamkan. –Hadrotusyeikh Tarjumaanul Makrifat Abah Aos Ra …

Read More »

Kalau Sedang Tawajjuh, Jangan Lakukan ini…

Ketika ber-Tawajjuh, sungguh, kita sedang menghadap Yang Tercinta, ALLOH azza wajalla. Jangan suka bawa orang lain, sendiri saja: Harus sendiri [walaa yaltafit minkum ahadun]. Kalau ada yang datang dari depan, dari belakang, dari kanan, dan atau dari kiri, abaikan. Jangan terganggu oleh apapun dan oleh siapun. Hadapkan diri, sendiri saja, …

Read More »

Tentang Dzikir Jahar yang Ada Dzikir Khofinya

Kesimpulan dari Ziyaroh ke Baghdad (Irak) dan Bukhoro (Uzbekistan) itu back to basic: ‘iqro’ bismi robbika’ memadukan amalan dua Dzikir. Guru Agung Syeikh Ahmad Khotib Sambas adalah seorang yang ALLOH pilih untuk menerima dua lautan: lautan Qoodiriyyah dan lautan Naqsyabandiyyah. Tinggal sekarang kita yang harus rajin tenggelam, tapi, jangan sampai …

Read More »

Hakekat BUROQ

Buroq itu, tunggangan Kanjeng Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam saat Isro Mi’roj, bukan ‘Ibu-ibu pakai rok’. Buroq itu bentuk jama’ dari ‘barqun’, artinya, kilat, cepat, secepat kilat. Kecepatannya melampaui kecepatan kuda, kecepatan suara, dan atau kecepatan cahaya. Kecepatan di atas kecepatan. Lebih cepat dari kata cepat. Tunggangan kita ber-Isro Mi’roj …

Read More »